Senin, 28 September 2009

MOLT

Project media: postcard papers, whiteboard/blackboard and board marker/chalk.

Category: grouping nouns.

Level: intermediate/junior high school.

Age: 13-15

Materials: count and non-count noun.

Pace: grouping and listing

After teacher explain little about count and non-count nouns, the student make circle in front of the class sort by first word of their name. Then, a postcard paper divided for every student. They must write down a noun in the paper. Its noun must begun from first word of their name and must be different each other. Next, the paper collected and the teacher divide the whiteboard /blackboard with line. In the right side are count nouns and the left one is non-count nouns. After that, the teacher divides the papers at random for every student. Every student must write down noun in the paper on the whiteboard/blackboard depend on their ability from understanding the material. And then, the teacher asks them o sit back on their chair. The teacher with students corrects its result together on the whiteboard/whiteboard. If there are any students, who take noun in the false place, he/she get punishment. Its punishment is making a sentences use their other friend’s noun.


Jumat, 04 September 2009

HARI KE 174




Cinta bagiku sungguhlah menyakitkan… Bayang pun... Penantian yang sekian lama ini tak mengasilkan apa-apa... Mungkin terlalu sebentar baginya..tapi bagiku seperti telah seribu tahun lamanya… Alias sepuluh abad… Pengorbanan ini pun jua… hanya sia-sia… Hanya ada rasa yang tertinggal… adalah rasa sakit pada goresan-goresan perih di hati… aku harus bagaiman menghadapi semua ini… haruskah aku mengalah dan menyerah??

Oh…Tuhan… berikan aku kesempatan untuk bertemu dia lagi… ijinkan aku untuk melihat dan memandangnya sekali lagi… jika memang Kau berkenan… jangan biarkan hati ini tercabik-cabik hanya karena cinta yang seharusnya menjadi kebahagiaan ini…

Sungguh dilemma….. sebuah cerita cinta yang sangat tragis.. rindu yang menyakitkan…

CINTA DAN KEHIDUPAN

Sadaraku, kebaikan hati yang mendorongmu untuk memberikan sebagian dari hidupmu kepada sedikit manusia yang ada dalam bayangan kehilangan kehidupannya, adalah satu-satunya kebajikanmu yang berharga dihadapan cahaya siang dan kedamaian malam.

Ingatlah, Saudaraku bahwa uang yang kau berikan ke tangan yang lemah terulur ke hadapanmu adalah satu-satunya penghubung antara kekayaan hatimu dengan cinta yang ada di dada Tuhan.

-Kahlil Gibran-

NYANYIAN GULITA

Malam berlalu drngan keheningan menyimpan mimpi di balik pakaian kesunyian. Sedang bulan purnama berlari kecil sebab ia memiliki mata-mata yang mengintip perjalanan hari-hari. Kemarilah wahai puteri lading, mari kita mengunjungi anggur para pecinta. Mungkin kita bias memadamkan bara rindu dengan perasan anggur-anggur itu. Dengarkanlah suara burung Bul-bul yang menuangkan lagu-lagu. Di tengah lading, di atas anak bukit meniupkan desau angin ke cakrawala. Jangan takut wahai gadisku sebab bintang-bintang akan menyimpan kabar tentang kita dank abut-kabut malam akan menutupi rahasia. Jangan takut wahai kekasih, jin yang terkurung di gua-gua sihir telah sadar dari mabuknya dan hamper tidak diketahui oleh mata-m ata bidadari sebab jika raja jin bepergian dan hawa nafsu memujinya, maka ia pun seperti diriku yang mabuk kepayang dalam cinta dan rindu maka bagaimana ia akan membiarkan penderitaan yang menimpa dirinya.

Barang siapa menginginkan pertemuan niscaya ia takkan mengeluhkan penderitaan itulah hari-hari yang telah berlalu jadi bergembiralah wahai kekasih, dengan pertemuan lewat mimpi, tapi hati-hatilah, wahai hawa nafsu! Jangan sampai kau kenang perjanjian itu juga, apa yang telah berlalu di situ. Tatkala desauan bayu mengantarkan pesona saat itu aku meliuk, menari berloncatan gembira dan saat awan menumpahkan hujan di sela sibakan angin keduanya memenuhi cawan-cawan cintaku. Lalu muncullah bulan bertengger di ufuk. Dan ia berada di dekatku, aku berteriak wahai bulan, apakah engkau tidak merasa malu?

-Kahlil Gibran-





Senin, 29 Juni 2009

lirihku

aku tak tahu apa yang sedang ku jalani saat ini...
entah kebahagiaan...kesedihan...penyesalan....kesuksesan...kegagalan...pengorbanan...
aku merasa belum mnemukan semua itu...